Beberapa pesan terakhir Rasulullah SAW jelang wafatnya :
1. Pesan tentang Shalat
Nabi berulang kali menekankan:
"Ash-shalah, ash-shalah…"
“(Jaga) shalat, (jaga) shalat…”
— HR. Abu Dawud, Ahmad
Shalat disebut berulang-ulang karena ia adalah tiang agama dan amalan pertama yang akan dihisab.
2. Pesan tentang Kaum Lemah dan Orang yang Berada di Bawah Tanggungan
Dalam lanjutan hadis:
“… dan jagalah orang-orang yang berada di bawah tanggungan kalian.”
Ini mencakup pelayanan kepada anak yatim, pembantu, budak (pada saat itu), orang miskin, dan semua yang membutuhkan perlindungan.
3. Wasiat Agar Umat Tidak Syirik dan Tidak Berlebih-lebihan dalam Memuji Beliau
Dalam khutbah perpisahan, Nabi SAW bersabda:
“Janganlah kalian berlebihan memujiku sebagaimana kaum Nasrani memuji Isa putra Maryam. Aku hanyalah hamba Allah dan utusan-Nya.”
— HR. Bukhari
4. Pesan untuk Berpegang Teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah
Nabi SAW menyampaikan:
“Aku tinggalkan pada kalian dua perkara; kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh kepada keduanya: Kitab Allah dan Sunnahku.”
— HR. Malik, al-Hakim
5. Pesan Tentang Persatuan dan Menjauhi Perpecahan
Dalam Haji Wada’ beliau bersabda:
“Janganlah kalian kembali menjadi kafir setelahku, saling membunuh satu sama lain.”
— HR. Bukhari dan Muslim
Ini menegaskan larangan keras terjadinya permusuhan di antara umat Islam.
6. Wasiat Tentang Hak-Hak Perempuan
Nabi SAW mengingatkan:
“Bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan perempuan. Sesungguhnya kalian mengambil mereka dengan amanat Allah.”
— HR. Muslim
Menjaga akhlak dan perlakuan baik kepada istri dan perempuan adalah amanah besar.
7. Pesan tentang Umar, Abu Bakr, dan Para Sahabat
Menjelang wafat, Nabi SAW juga memberi isyarat tentang keutamaan Abu Bakr, pentingnya menghormati para sahabat, serta larangan mencela mereka.
Salah satunya:
“Tutuplah semua pintu menghadap masjid kecuali pintu Abu Bakr.”
— HR. Bukhari
Hal ini menjadi isyarat bahwa Abu Bakr kelak menjadi khalifah.
8. Kalimat Terakhir Nabi SAW
Dalam riwayat terpercaya disebutkan ungkapan yang menggambarkan besar cintanya kepada umat:
“Ummati… ummati…” (Umatku… umatku…)
Adapun kalimat terakhir yang terdengar dari beliau adalah:
“Bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat, ya Allah.”
Atau menurut riwayat lain:
“Ar-Rafiq al-A‘la (Kekasih Yang Maha Tinggi).”
— HR. Bukhari
By : Al Khamidy
