Perbedaan antara karomah dan istiqomah adalah hal penting dalam tasawuf dan ilmu akhlak Islam. Keduanya memiliki makna dan keutamaan yang besar, namun sering disalahpahami. Mari kita bahas dengan jelas dan ringkas.
Perbedaan Antara Karomah dan Istiqomah
1. Karomah (كرامة)
Pengertian:
Karomah adalah kejadian luar biasa atau kemampuan supranatural yang diberikan oleh Allah SWT kepada wali Allah (orang-orang saleh) sebagai bentuk pemuliaan dan tanda kedekatan mereka kepada-Nya.
Ciri-ciri Karomah:
Terjadi pada orang yang bertaqwa dan istiqomah dalam beribadah.
Bukan untuk pamer atau mencari pengaruh, tapi semata-mata atas kehendak Allah.
Tidak bisa diminta atau diusahakan, berbeda dari sihir atau ilmu hitam.
Tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Contoh Karomah:
Seorang wali bisa mengetahui hal-hal gaib dengan izin Allah.
Mampu berada di dua tempat dalam waktu yang sama (tayy al-ardh).
Tidak basah ketika kehujanan, atau tidak terbakar oleh api.
2. Istiqomah (استقامة)
Pengertian:
Istiqomah adalah keteguhan hati dan konsistensi seseorang dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, secara terus-menerus, tanpa terpengaruh oleh kondisi atau ujian hidup.
Dasar Istiqomah:
Firman Allah dalam QS. Fussilat: 30:
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 'Tuhan kami ialah Allah', kemudian mereka istiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu sedih...'"
Ciri-ciri Istiqomah:
Konsisten dalam ibadah (sholat, puasa, dzikir, dll.).
Tetap taat meskipun dalam keadaan sulit.
Tidak mudah tergoda oleh dunia atau godaan setan.
Selalu memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.
Keutamaan Karomah
1. Tanda Kemuliaan dari Allah kepada Wali-Nya
Karomah adalah bukti bahwa seseorang dicintai Allah.
Diberikan tanpa diminta.
2. Menambah Keimanan Orang Lain
Karomah bisa menjadi sebab orang lain menguatkan iman ketika melihatnya.
3. Tidak Bisa Dikejar
Ulama besar mengatakan: “Jangan kejar karomah, kejarlah istiqomah, maka jika Allah SWT kehendaki, karomah akan datang.”
Catatan Penting: Karomah bukan tujuan hidup. Bila dikejar, bisa menjerumuskan ke kesesatan seperti sihir atau kesyirikan.
Keutamaan Istiqomah (Lebih Utama daripada Karomah)
1. Dicintai oleh Allah SWT
“Amal yang paling dicintai Allah adalah yang dikerjakan secara terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari & Muslim)
2. Jaminan Surga
Allah Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang berkata: 'Rabb kami adalah Allah', kemudian mereka beristiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka (seraya berkata): 'Janganlah kalian takut dan jangan bersedih hati; dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepada kalian.'" (QS. Fussilat: 30)
3.Lebih Baik dari Karoma
Syaikhul Islam Ibn Taimiyah berkata:
“Istiqomah adalah karomah terbesar.”
4. Menjadi Standar Keshalihan
Orang yang istiqomah dalam shalat, sedekah, jujur, menuntut ilmu, dan amal lainnya adalah tanda keimanan yang matang.
Kesimpulan
| Karomah | Istiqomah |
| Hadiah dari Allah | Perjuangan terus-menerus |
| Bisa terjadi pada sebagian wali | Diperintahkan untuk semua muslim |
| Bukan tanda utama kewalian | Tanda utama kedekatan dengan Allah |
| Bisa menipu jika tidak disertai ketaatan | Tidak bisa dipalsukan, karena nyata dalam kehidupan |
Fokus utama seorang muslim seharusnya adalah ISTIQOMAH, bukan mengejar KAROMAH.
By : Al Khamidy
