Bahayanya Meninggalkan Sholat Lima Waktu

 

Bahayanya Meninggalkan Sholat Lima Waktu di Dunia dan Akherat:

Bahayanya Meninggalkan Sholat Lima Waktu di Dunia dan Akherat:


1. Bahaya dari Sisi Agama (Akhirat)

a. Berdosa Besar
Meninggalkan sholat tanpa alasan yang dibenarkan (seperti haid atau sakit berat) termasuk dosa besar. Sholat adalah kewajiban utama setelah syahadat.

b. Ancaman Keras dalam Al-Qur’an
Allah menggambarkan keadaan orang yang meninggalkan sholat:
“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?
Mereka menjawab: Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat.”
(Q.S. Al-Muddatstsir: 42–43)

c. Salah Satu Pembeda Muslim dan Kafir
Dalam hadis:
“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat; siapa yang meninggalkannya maka ia telah kafir.”
(HR. Tirmidzi)

Sebagian ulama memahami hadis ini sebagai kafir secara amalan, bukan keluar dari Islam secara mutlak. Namun ini tetap menunjukkan betapa beratnya ancaman meninggalkan sholat.

d. Amal Baik Lain Tidak Diterima
Beberapa ulama menyebut bahwa meninggalkan sholat dapat menyebabkan amal baik lain tidak diterima, karena sholat adalah tiang agama.


2. Bahaya dari Sisi Kehidupan Dunia (Psikologis dan Sosial)

a. Hati Menjadi Gelisah
Orang yang jauh dari sholat cenderung kehilangan ketenangan karena sholat adalah penenang hati.

b. Mudah Terjerumus ke Maksiat
Sholat berfungsi sebagai pengendali moral:
“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar.”
(Q.S. Al-Ankabut: 45)

c. Hilangnya Berkah dalam Hidup
Banyak ulama mengatakan bahwa meninggalkan sholat dapat menghilangkan keberkahan waktu, rezeki, dan hubungan sosial.

d. Rusaknya Disiplin dan Manajemen Waktu
Sholat adalah latihan rutin yang menanamkan kedisiplinan harian. Jika ditinggalkan, hidup sering menjadi tidak teratur, malas, dan sulit fokus.


3. Bahaya Saat Sakaratul Maut
Sebagian ulama menjelaskan bahwa orang yang sering meninggalkan sholat dikhawatirkan akan mengalami sakaratul maut yang sulit karena ia meninggalkan kewajiban terpenting.


4. Cara Memperbaiki dan Bertaubat

  1. Taubat dengan sungguh-sungguh.

  2. Mulai membangun rutinitas sholat.

  3. Mengganti sholat yang tertinggal (qadha) menurut pendapat ulama yang mewajibkannya.

  4. Memperbaiki lingkungan dan jadwal harian.

Allah Maha Pengampun bagi siapa pun yang kembali kepada-Nya.


Penutup
Meninggalkan sholat bukan hal kecil; ia berdampak pada kehidupan dunia, hati, dan akhirat seseorang. Namun, Allah tidak pernah menutup pintu bagi hamba yang ingin memperbaiki diri.

By : Al Khamidy

Lebih baru Lebih lama