Beberapa Nabi Yang tidak disebut di Al Qur'an

 

Beberapa nama nabi berikut menurut sebagian riwayat disebut sebagai nabi, bukan rasul, dan tidak disebutkan dalam Al-Qur’an.

Beberapa Nabi Yang tidak disebut di Al Qur'an

Beberapa nama nabi berikut menurut sebagian riwayat disebut sebagai nabi, bukan rasul, dan tidak disebutkan dalam Al-Qur’an. Perlu dipahami bahwa nama-nama ini tidak memiliki kepastian mutlak dan sebagian besar bersumber dari riwayat Israiliyat, kitab-kitab sejarah, atau pendapat ulama—bukan dari nash Al-Qur’an.

  1. Nabi Syam’un (Samson / Syam’un al-Ghazi)

    • Dikenal dalam literatur Yahudi-Kristen sebagai Samson.

    • Dalam tradisi sebagian ulama, ia dianggap sebagai seorang nabi atau wali yang diberi kekuatan luar biasa.

    • Tidak disebutkan dalam Al-Qur’an.

  2. Nabi Yusya’ bin Nun

    • Murid Nabi Musa.

    • Dalam beberapa hadis sahih, ia disebut memimpin Bani Israil setelah Nabi Musa.

    • Statusnya sebagai nabi diterima oleh banyak ulama, namun namanya tidak muncul dalam Al-Qur’an.

  3. Nabi Syam’un ash-Shafa (Simon Peter / Petrus)

    • Dalam tradisi Islam klasik, ia dianggap salah satu hawariyyin Nabi Isa.

    • Beberapa riwayat menyebutnya mendapat ilham kenabian, namun ini bukan pendapat mayoritas.

    • Tidak disebut dalam Al-Qur’an.

  4. Nabi Hizqil (Ezekiel)

    • Disebutkan dalam literatur Yahudi-Kristen sebagai Ezekiel.

    • Sebagian ulama tafsir memasukkan Hizqil sebagai nabi berdasarkan kisah “pemuda yang dihidupkan kembali” dalam Israiliyat.

    • Namanya tidak disebut dalam Al-Qur’an.

  5. Nabi Daniyal (Daniel)

    • Terkenal dalam tradisi Yahudi-Kristen sebagai Daniel.

    • Dalam Islam klasik, banyak ulama sejarah menyebutnya nabi, tetapi ada pula yang menyatakan ia bukan nabi melainkan seorang hamba saleh.

    • Namanya tidak terdapat dalam Al-Qur’an.

  6. Nabi Irmiya / Armia (Jeremiah)

    • Disebut oleh sebagian ulama sebagai nabi Bani Israil yang datang setelah Nabi Musa.

    • Tidak terdapat dalam Al-Qur’an.

  7. Nabi Shamu’il (Samuel)

    • Disebut dalam sumber-sumber Israiliyat sebagai nabi yang mengangkat Thalut sebagai raja.

    • Kisah pengangkatan Thalut disebutkan dalam Al-Qur’an, tetapi nama Shamu’il tidak disebutkan.

Catatan:

  • Daftar di atas bukan daftar resmi, karena Al-Qur’an hanya menyebutkan 25 nabi, dan hanya itu yang pasti.

  • Selain 25 nama tersebut, ada nabi-nabi lain yang keberadaannya didasarkan pada hadis atau riwayat sejarah, namun tingkat keotentikannya berbeda-beda.

  • Jumlah seluruh nabi menurut hadis mencapai 124.000, tetapi tidak diketahui nama lengkapnya.

By : Al Khamidy
Lebih baru Lebih lama