Beberapa Nabi Yang tidak disebut di Al Qur'an
Beberapa nama nabi berikut menurut sebagian riwayat disebut sebagai nabi, bukan rasul, dan tidak disebutkan dalam Al-Qur’an. Perlu dipahami bahwa nama-nama ini tidak memiliki kepastian mutlak dan sebagian besar bersumber dari riwayat Israiliyat, kitab-kitab sejarah, atau pendapat ulama—bukan dari nash Al-Qur’an.
-
Nabi Syam’un (Samson / Syam’un al-Ghazi)
-
Dikenal dalam literatur Yahudi-Kristen sebagai Samson.
-
Dalam tradisi sebagian ulama, ia dianggap sebagai seorang nabi atau wali yang diberi kekuatan luar biasa.
-
Tidak disebutkan dalam Al-Qur’an.
-
-
Nabi Yusya’ bin Nun
-
Murid Nabi Musa.
-
Dalam beberapa hadis sahih, ia disebut memimpin Bani Israil setelah Nabi Musa.
-
Statusnya sebagai nabi diterima oleh banyak ulama, namun namanya tidak muncul dalam Al-Qur’an.
-
-
Nabi Syam’un ash-Shafa (Simon Peter / Petrus)
-
Dalam tradisi Islam klasik, ia dianggap salah satu hawariyyin Nabi Isa.
-
Beberapa riwayat menyebutnya mendapat ilham kenabian, namun ini bukan pendapat mayoritas.
-
Tidak disebut dalam Al-Qur’an.
-
-
Nabi Hizqil (Ezekiel)
-
Disebutkan dalam literatur Yahudi-Kristen sebagai Ezekiel.
-
Sebagian ulama tafsir memasukkan Hizqil sebagai nabi berdasarkan kisah “pemuda yang dihidupkan kembali” dalam Israiliyat.
-
Namanya tidak disebut dalam Al-Qur’an.
-
-
Nabi Daniyal (Daniel)
-
Terkenal dalam tradisi Yahudi-Kristen sebagai Daniel.
-
Dalam Islam klasik, banyak ulama sejarah menyebutnya nabi, tetapi ada pula yang menyatakan ia bukan nabi melainkan seorang hamba saleh.
-
Namanya tidak terdapat dalam Al-Qur’an.
-
-
Nabi Irmiya / Armia (Jeremiah)
-
Disebut oleh sebagian ulama sebagai nabi Bani Israil yang datang setelah Nabi Musa.
-
Tidak terdapat dalam Al-Qur’an.
-
-
Nabi Shamu’il (Samuel)
-
Disebut dalam sumber-sumber Israiliyat sebagai nabi yang mengangkat Thalut sebagai raja.
-
Kisah pengangkatan Thalut disebutkan dalam Al-Qur’an, tetapi nama Shamu’il tidak disebutkan.
-
Catatan:
-
Daftar di atas bukan daftar resmi, karena Al-Qur’an hanya menyebutkan 25 nabi, dan hanya itu yang pasti.
-
Selain 25 nama tersebut, ada nabi-nabi lain yang keberadaannya didasarkan pada hadis atau riwayat sejarah, namun tingkat keotentikannya berbeda-beda.
-
Jumlah seluruh nabi menurut hadis mencapai 124.000, tetapi tidak diketahui nama lengkapnya.
